Usia berat < usia tinggi < usia kronologis
Kenali pola yang perlu dievaluasi
Berat tertinggal lebih jauh daripada tinggi. Konfirmasi pengukuran dan lakukan evaluasi lebih lanjut.
Bandingkan usia berat, usia tinggi, dan usia kronologis untuk membantu menentukan anak yang perlu diperiksa lebih lanjut.
Usia berat < usia tinggi < usia kronologis
Foto ilustrasi: CDC/Unsplash
Konsep inti
Usia berat menunjukkan umur ketika median berat badan anak rujukan WHO setara dengan hasil pengukuran saat ini. Usia tinggi menggunakan prinsip yang sama berdasarkan panjang atau tinggi badan. Keduanya kemudian dibandingkan dengan usia kronologis, yaitu umur anak sebenarnya.
Perbandingan ini membantu tenaga kesehatan mengenali pola pertumbuhan yang perlu ditinjau lebih lanjut. Hasilnya tidak berdiri sendiri dan tetap harus dibaca bersama riwayat pertumbuhan, ketepatan pengukuran, serta pemeriksaan klinis.
Usia berat < usia tinggi < usia kronologis
Berat tertinggal lebih jauh daripada tinggi. Konfirmasi pengukuran dan lakukan evaluasi lebih lanjut.
Usia berat setara usia tinggi < usia kronologis
Nilai bersama riwayat pertumbuhan, tinggi badan orang tua, dan pemeriksaan klinis.
Usia tinggi < usia kronologis, usia berat lebih besar
Tinggi tertinggal sementara berat relatif lebih. Pola ini tidak khas kekurangan gizi.
Angka merupakan contoh ilustrasi, bukan hasil pasien.
Interpretasi pola tidak dapat digunakan sebagai diagnosis tunggal.
Empat langkah dari hasil pengukuran hingga saran tindak lanjut.
Isi tanggal lahir, jenis kelamin, berat badan, serta panjang atau tinggi badan anak.
Sistem menghitung z-score dan memperkirakan usia berat serta usia tinggi berdasarkan standar yang digunakan.
Usia berat dan usia tinggi dibandingkan dengan usia kronologis untuk melihat bagian yang tertinggal.
Tinjau tingkat risiko, alasan, serta saran pemeriksaan atau pemantauan berikutnya.
Informasi yang ditampilkan menyesuaikan peran dalam pelayanan dan penelitian.
Masukkan hasil pengukuran dan baca saran pemantauan dengan cepat, termasuk saat koneksi terbatas.
Kelola riwayat pertumbuhan, persetujuan wali, intervensi, dan lembar rujukan dalam satu alur.
Tinjau evaluasi klinis, ekspor data penelitian, dan analisis kinerja alat secara terstruktur.
Status: sedang dalam tahap penelitian dan validasi.
Kalkulator ini dikembangkan dalam penelitian Pengembangan dan Validasi Kalkulator Skrining Digital Berbasis Pedoman Nasional untuk Deteksi Dini dan Triase Risiko Stunting pada Anak di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran.
Aly Diana, dr., M.Kes., MPH(Nutr), PhD
Ketua periset
Ilmu Kesehatan Masyarakat, FK Universitas Padjadjaran
Viramitha Kusnandi Rusmil, dr., M.Kes., Sp.A(K)
Anggota periset
Ilmu Kesehatan Anak, FK Universitas Padjadjaran
Mulya Nurmansyah Ardisasmita, dr., M.T.
Anggota periset
Ilmu Kesehatan Masyarakat, FK Universitas Padjadjaran
Claudia Leong
Mitra peneliti internasional
Ara Institute of Canterbury, Christchurch, Selandia Baru
Kolaborasi penelitian
Universitas Padjadjaran
Fakultas Kedokteran
Ara Institute of Canterbury
Christchurch, Selandia Baru
Puskesmas Tanjungsari
Kabupaten Sumedang
Puskesmas Pamulihan
Kabupaten Sumedang
Puskesmas Sukasari
Kabupaten Sumedang Tidak. Kalkulator menilai data antropometri dan pola pertumbuhan untuk triase. Diagnosis stunting memerlukan pemeriksaan dokter, termasuk menyingkirkan penyebab perawakan pendek yang bukan karena gizi.
Standar Pertumbuhan Anak WHO 2006 yang ditetapkan di Indonesia melalui Permenkes No. 2 Tahun 2020 tentang Standar Antropometri Anak. Kategori status gizi mengikuti peraturan tersebut.
Standar WHO untuk umur 0 sampai 24 bulan disusun dari panjang badan telentang, sedangkan umur 24 sampai 60 bulan dari tinggi badan berdiri. Bila cara ukur berbeda, kalkulator mengoreksi 0,7 cm secara otomatis.
BB/U menyatakan seberapa jauh berat anak dari median dalam satuan standar deviasi. Usia berat menyatakan umur ketika median berat anak rujukan setara dengan berat anak tersebut, sehingga mudah dibandingkan dengan usia tinggi dan umur sebenarnya.
NIK tidak disimpan, hanya nilai hash berkunci. Nama dan kontak disimpan terpisah dan hanya dapat dilihat petugas yang berwenang. Data untuk analisis diekspor dengan kode subjek.
Setelah aplikasi dipasang dan dibuka sekali saat daring, kalkulator tetap dapat menghitung tanpa sinyal. Menyimpan data ke server tetap memerlukan koneksi.
Gunakan kalkulator tanpa akun, atau masuk sebagai petugas untuk menyimpan riwayat pengukuran dan membuat lembar rujukan.