Z-score dan kategori status gizi
BB/U, PB/U atau TB/U, BB/PB atau BB/TB, dan IMT/U memakai tabel LMS WHO Child Growth Standards 2006. Lingkar kepala dan lingkar lengan atas memakai standar WHO 2007. Kategori status gizi mengikuti Permenkes No. 2 Tahun 2020. PNPK Tata Laksana Stunting dalam KMK HK.01.07/MENKES/1928/2022 menjadi rujukan klinis; kategori pendek saja belum menetapkan penyebab stunting.
Sejak versi 5, tanggal ukur dikurangi tanggal lahir menghasilkan umur dalam hari untuk pemilihan tabel, seperti pada WHO Anthro. Bulan penuh tetap ditampilkan untuk pelaporan, tetapi tidak digunakan untuk membulatkan umur perhitungan. Tabel bulanan cetak Permenkes menggunakan bulan penuh; kedua cara memilih umur dapat menghasilkan angka berbeda walaupun sumber kurvanya sama.
Jika hanya umur dalam bulan yang diketahui, aplikasi memperkirakan hari dengan mengalikan 30,4375 dan membulatkannya ke hari terdekat. Hasil ditandai sebagai perkiraan. Untuk membandingkan dengan WHO Anthro, gunakan data yang sama: jenis kelamin, tanggal lahir, tanggal ukur, berat, panjang atau tinggi, posisi ukur, dan edema.
Perhitungan menerapkan transformasi LMS, penyesuaian ekor distribusi untuk indikator terkait, dan koreksi posisi ukur 0,7 cm sesuai umur. Peralihan panjang ke tinggi memakai batas 731 hari. Bayi di bawah 9 bulan yang diukur berdiri diberi peringatan untuk pengukuran ulang. Z-score disajikan sampai dua desimal; nilai yang melewati batas kewajaran ditandai. Edema bilateral membuat indikator berbasis berat tidak dihitung.
Arti tiga usia dan batas toleransi
Usia kronologis adalah usia anak sejak lahir. Usia berat adalah usia ketika median berat rujukan setara dengan berat anak. Usia tinggi adalah usia setara median panjang atau tinggi, dengan penyetaraan posisi ukur. Usia setara ini bukan usia biologis atau usia perkembangan.
Istilah batas toleransi berarti ambang selisih usia untuk membaca pola. Nilai bawaan aplikasi adalah 10% dari usia kronologis untuk selisih tinggi, 15% dari usia tinggi untuk selisih berat, dan minimum 0,5 bulan untuk keduanya. Admin dapat mengubah parameter penelitian ini; ambang yang benar-benar digunakan ditampilkan pada hasil baru.
- Ambang tinggi = nilai terbesar antara 0,5 bulan dan 10% × usia kronologis.
- Ambang berat = nilai terbesar antara 0,5 bulan dan 15% × usia tinggi.
- Selisih yang lebih kecil dari ambang diperlakukan setara untuk pembacaan pola. Selisih tepat pada ambang sudah dihitung sebagai tertinggal atau melebihi, sesuai arahnya.
Contoh dengan parameter bawaan: usia kronologis 30 bulan dan usia tinggi 27 bulan menghasilkan ambang tinggi 3 bulan dan ambang berat 4,05 bulan. Selisih tinggi 3 bulan sudah mencapai ambang. Usia berat 23 bulan berselisih 4 bulan dari usia tinggi, sehingga masih diperlakukan setara untuk pola.
Ambang ini merupakan parameter operasional penelitian yang memerlukan validasi, bukan batas normal WHO, bukan toleransi kesalahan z-score, dan bukan jaminan aman. Mengubah ambang tidak mengubah z-score atau kategori status gizi. Tingkat risiko triase ditentukan oleh aturan aplikasi yang aktif; baca setiap indikator dan saran secara terpisah.
Hasil lama dan pencetakan
Hasil arsip yang dihitung dengan bulan penuh diberi penanda. Pembaruan aplikasi tidak otomatis mengganti hasil tersebut. Admin dapat mencadangkan basis data lalu memakai menu Aturan triase untuk menghitung ulang dengan metode terbaru. Data pengukuran asli tetap tersimpan.
Batang dan kurva grafik memakai SVG agar dapat tercetak tanpa mengaktifkan Background Graphics. Situs tidak dapat mengubah pengaturan dialog cetak. Pilih pencetakan berwarna atau Simpan sebagai PDF; untuk warna latar dekoratif, aktifkan Background Graphics bila tersedia.